Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Dituding Jadi Pelakor, Keluarga Oknum Dokter di Kota Medan Angkat Bicara

Redaksi by Redaksi
in Daerah
0
Dituding Jadi Pelakor, Keluarga Oknum Dokter di Kota Medan Angkat Bicara

Kuasa hukum keluarga SW, Aliando Boangmanalu saat diwawancarai di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Kamis (20/11/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, SIDIKALANG – Seorang Dokter di Kota Medan berinisial SW diterpa isu usai dituding menjadi selingkuhan oleh seorang pria. Kabar tersebut pun sempat viral di media sosial, dan mendapat tanggapan negatif dari para netizen.

Setelah serangkaian tuduhan, komentar warganet, hingga pemberitaan yang dinilai tidak akurat, keluarga besar SW memutuskan menyampaikan klarifikasi melalui kuasa hukum mereka, Aliandoboang Manalu, SH, MH.

Baca Juga

Arogannya Oknum Sekuriti Salahsatu Rumah Sakit di Kota Binjai Ajak Berkelahi Keluarga Pasien

Oknum Sekuriti RSU Latersia yang Ajak Keluarga Pasien Berkelahi di Sanksi SP3 dan Potong Gaji

03/02/2026
Galian C Ilegal di Bahorok Kabupaten Langkat, LAWAN : Negara tak Boleh Kalah dari Preman

Galian C Ilegal di Bahorok Kabupaten Langkat, LAWAN : Negara tak Boleh Kalah dari Preman

03/02/2026

Pernyataan sikap tersebut dibacakan sekaligus dirilis kepada publik sebagai bentuk respons atas informasi liar yang beredar tanpa verifikasi.

Kata Aliando, orangtua SW, Leonard menegaskan bahwa mereka merasa perlu angkat suara demi meluruskan berbagai persepsi yang terlanjur berkembang di masyarakat.

Menurutnya dalam beberapa pekan terakhir, media sosial dipenuhi narasi, asumsi, dan opini sepihak yang langsung mengarah pada penghakiman terhadap SW.

Hal ini dinilai tidak hanya keliru, tetapi juga mengabaikan prinsip dasar keadilan yang menempatkan pengadilan sebagai satu-satunya forum pembuktian.

“Kami sangat menyayangkan berita hoaks, pernyataan sikap, maupun keterangan yang tidak berdasarkan bukti dari netizen yang telah memvonis anak kami bersalah tanpa ada persidangan di pengadilan. Pengadilanlah tempat menguji seluruh dalil dan bukti agar tercapai keadilan,” ujar Leonard dalam pernyataannya yang dibacakan oleh Aliando pada, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

Kata Aliando, orangtua SW menilai bahwa risikonya bukan sekadar salah informasi, tetapi juga dapat menimbulkan persepsi keliru yang sulit dipulihkan meskipun nantinya hasil proses hukum menunjukkan sebaliknya.

Selain menyasar SW, dampak polemik itu turut dirasakan keluarga inti. Leonard mengungkapkan bahwa tuduhan dan opini negatif yang tersebar luas telah menimbulkan tekanan mental bagi seluruh anggota keluarga, terutama karena SW memiliki latar pendidikan dan karakter yang selama ini jauh dari gambaran buruk yang disebarkan.

“Telah terjadi pembunuhan karakter terhadap anak kami serta kami sebagai orangtua. Pendidikan moral yang kami tanamkan sejak dini hingga ia menyelesaikan pendidikan dokter hancur seketika akibat pemberitaan yang tidak bertanggung jawab,” jelas Aliando.

Ia menyebut, meski banyak yang tidak melihat langsung, tekanan sosial yang muncul membuat mereka enggan keluar rumah. Aktivitas sederhana pun menjadi beban karena khawatir mendapat stigma atau tatapan curiga dari masyarakat.

Beberapa kerabat bahkan mengaku ikut terdampak, lantaran namanya dikaitkan dengan rumor yang beredar luas. Situasi ini dinilai keluarga sangat tidak adil, terlebih karena seluruh narasi berkembang sebelum SW mendapat kesempatan membela diri di hadapan hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital, ” jelas Aliando.

Ia mengatakan, munculnya tuduhan sepihak tanpa pemahaman konteks tidak hanya merugikan pihak yang dituduh, tetapi juga mengancam kepercayaan publik terhadap informasi.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat luas untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Apa yang kami alami dapat menimpa siapa pun ke depannya,” tulis keluarga dalam dokumen yang sama.

Selanjutnya ia mengingatkan bahwa setiap unggahan atau komentar yang terlihat sepele dapat berdampak besar pada kehidupan seseorang, terutama bila informasi itu belum terbukti.

Namun, meski merasa dirugikan, pihak keluarga besar SW tetap menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang barangkali merasa tidak nyaman dengan dinamika yang muncul.

“Kami memohon maaf dari lubuk hati paling dalam atas segala hal yang timbul atas kasus anak kami,” ujar Leonard dalam pernyataan itu.

Keluarga mengaku memahami bahwa polemik yang berkembang telah menimbulkan kegaduhan dan perdebatan di ruang publik. Namun, mereka berharap agar masyarakat tidak terjebak dalam sikap saling menyalahkan dan tetap mengedepankan fakta.

Di akhir pernyataan sikapnya, pihak keluarga menegaskan komitmen mereka menghormati seluruh proses hukum yang berlaku. (Alv)

Tags: Angkat BicaraDokterIndonesiaKota MedanNasionalPelakorPeristiwaSumatera UtaraSumut
Previous Post

Polres Sibolga Gelar Razia Ops Zebra Toba 2025, Banyak Pelanggar Kasat Mata Ditindak

Next Post

Ini Respon Kadishub Binjai Usai Pedagang UMKM di Kota Binjai Ribut Dengan Jukir

Menarik Lainnya

Arogannya Oknum Sekuriti Salahsatu Rumah Sakit di Kota Binjai Ajak Berkelahi Keluarga Pasien

Oknum Sekuriti RSU Latersia yang Ajak Keluarga Pasien Berkelahi di Sanksi SP3 dan Potong Gaji

03/02/2026
Galian C Ilegal di Bahorok Kabupaten Langkat, LAWAN : Negara tak Boleh Kalah dari Preman

Galian C Ilegal di Bahorok Kabupaten Langkat, LAWAN : Negara tak Boleh Kalah dari Preman

03/02/2026
APMPEMUS Apresiasi Kejaksaan Usai Kejatisu Kaji Laporan Dugaan Korupsi PT SGN Kwala Madu

Sampai Hari Ini Kajari Deliserdang dan Palas Masih Diperiksa Kejagung, Terancam Ditahan Kah ?

03/02/2026
Pelayanan RSUD Djoelham Binjai Diduga Masih Buruk, Malah Buat Parkir Berbayar

Diduga 2 Perusahaan Monopoli Ratusan Proyek di RSUD Djoelham Binjai

03/02/2026
Next Post
Ini Respon Kadishub Binjai Usai Pedagang UMKM di Kota Binjai Ribut Dengan Jukir

Ini Respon Kadishub Binjai Usai Pedagang UMKM di Kota Binjai Ribut Dengan Jukir

Populer

  • Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Akan Ada Jalan Baru, Ini Rutenya

    Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Akan Ada Jalan Baru, Ini Rutenya

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Ternyata Ini Alasan Musa Rajekshah tak Bisa Maju Jadi Calon Ketua DPD Golkar Sumut

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Puluhan Mobil Dinas Pemko Binjai Produksi di Bawah Tahun 2020 Akan Dilelang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Isap dan Jual Sabu di Dalam Gubuk, Pria di Langkat Diringkus Polisi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17

Rekomendasi

Rugikan Negara Rp 20 Miliar, Jaksa Tetapkan Saiful Abdi dan Supriadi Tersangka Korupsi Smartboard Langkat

Rugikan Negara Rp 20 Miliar, Jaksa Tetapkan Saiful Abdi dan Supriadi Tersangka Korupsi Smartboard Langkat

26/11/2025
Pemilik 30 Kg Sabu Dituntut Pidana Mati Oleh Jaksa di Pengadilan Negeri Stabat

Pemilik 30 Kg Sabu Dituntut Pidana Mati Oleh Jaksa di Pengadilan Negeri Stabat

17/12/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net