Topiksumut.id, BINJAI – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, Muhammad Yusril Mahendra melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai, Selasa (28/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kedatangan Yusril beserta rombongan disambut hangat oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas IIA Binjai, Rudi Sembiring, yang mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi, beserta jajaran.

Mendampingi Ketua Umum Badko HMI Sumut dalam kunjungan tersebut, Ketua Bidang Politik, Demokrasi, dan Pemerintahan, Ahmad Fuadi Nasution, serta Bendahara Umum Badko HMI Sumatera Utara, Fikri Ihsan Hasri Rangkuti.

Dalam kunjungan itu, rombongan diajak berkeliling oleh petugas Lapas untuk melihat langsung area pembinaan kemandirian, mulai dari budidaya ternak lele, tanaman sayur hidroponik selada, hingga peternakan entok.

Yusril mengapresiasi sambutan yang diberikan pihak Lapas kepada rombongan Badko HMI Sumut.

“Hari ini kami disambut hangat oleh jajaran Lapas Binjai. Kami juga diajak berkeliling oleh Bang Rudi untuk melihat lahan di area Lapas Binjai. Kami dari Badko HMI Sumut sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepedulian Kalapas dalam meningkatkan pembinaan kepada warga binaan,” ujar Yusril.

Ia menilai, kunjungan tersebut membuka wawasannya mengenai berbagai upaya pembinaan yang selama ini dijalankan Lapas Kelas IIA Binjai kepada warga binaan.

Yusril juga menyoroti keterkaitan program ketahanan pangan di dalam Lapas dengan arah kebijakan nasional.

“Inisiatif kemandirian pangan yang ada di dalam Lapas ini selaras dengan instruksi Presiden terpilih, Prabowo Subianto,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan HMI melihat berbagai program ketahanan pangan yang dikelola langsung oleh warga binaan, mulai dari budidaya ikan lele, perkebunan sayur-sayuran, hingga peternakan bebek yang sudah mulai berproduksi atau bertelur.

Yusril mengungkapkan kekagumannya melihat langsung hasil kerja warga binaan di lahan pembinaan tersebut.

“Saya sangat bangga melihatnya. Harapan kami, semoga program yang bisa dilakukan warga binaan ini bisa terus ditingkatkan,” kata Yusril.

Ia pun mendorong agar Lapas Kelas IIA Binjai dapat mengembangkan lebih banyak lagi program keterampilan bagi warga binaan.

“Ke depannya, kalau bisa di sini disediakan fasilitas seperti warung kopi yang mempekerjakan warga binaan, sehingga saat keluar dari Lapas, mereka sudah memiliki keahlian dan bisa langsung bekerja,” tambahnya.

Yusril berharap, program-program pembinaan semacam ini dapat terus mendapat dukungan penuh, baik dari internal Lapas maupun elemen masyarakat termasuk organisasi kemahasiswaan seperti Badko HMI Sumut.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan Lapas Kelas IIA Binjai ke depannya, sebagai bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap pembinaan warga binaan.

Menanggapi kunjungan dan dukungan tersebut, Rudi Icuana Sembiring selaku perwakilan petugas Lapas Kelas IIA Binjai yang mendampingi rombongan menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih Badko HMI Sumut. Atas kepedulian dan perhatiannya ke Lapas Kelas IIA Binjai ini, kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja samanya. Harapan kita semua, pembinaan ini bisa menjadi bekal bagi warga binaan kelak setelah mereka bebas,” tutur Rudi. (red)