Topiksumut.id, SALAK – Kabupaten Pakpak Bharat hari ini resmi berusia 23 tahun. Wilayah di Provinsi Sumatera Utara ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Dairi tepatnya pada tanggal 28 Juli 2003 silam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hari ini, pemerintah melakukan berbagai kegiatan dalam memperingati hari jadi tersebut. Salah satunya upacara, rapat paripurna, hingga pesta rakyat yang dihadiri oleh musisi nasional.

Menurut Wakil Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonni Berutu mengatakan bahwa ada beberapa hal yang menjadi dasar pemekaran dari Kabupaten Dairi ditahun 2003, salah satunya perkembangan di masyarakat.

“Pakpak bharat dimekaekan dari dairi tahun 2003, ada beberapa yg mendasari : pertama adalah mengingat kab dairi sebagai tanah pakpak namun sudah di dominasi oleh suku lain, sementara suku pakpak itu sendiri tinggal sekitar 20 persen. Maka akan berdampak pada banyak hal, dari sudut budaya, sosial ekonomi akan mengalami kesulitan untuk berkembang, ” ujar Sonni Berutu usai menghadiri rapat paripurna, Selasa (28/7/2026).

Sehingga, langkah pemekaran tersebut diharapkan sebagai benteng terakhir dalam pelestarian adat dan budaya Pakpak agar tidak tergerus zaman.

“Atas hal diatas maka, saya secara pribadi maupun kapasitas saya sebagai wakil ketua DPRD Pakpak Bharat sangat – sangat berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan rasa kedaerahan , sama – sama menjaga lebbuh simsim ini. Apa yg terjadi di Dairi saat ini, keberadaan suku Pakpak harus menjadi pelajaran berharga bagi kita, ” tegasnya.

Dihari ulang tahun ke 23 kali ini, Sonni berharap agar pemerintah lebih memahami persoalan masyarakat yang sesungguhnya.

“Masyarakat saat ini butuh penuntunan, pendampingan terhadap banyak sisi dalam kehidupan dalam mengelola sosial ekonomi, ” tutupnya.(alvi)