Topiksumut.id, BINJAI – Keberhasilan Boy Arnez Arabi yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) AVC Men’s Cup 2026 sekaligus menyabet gelar Outside Hitter Terbaik sepanjang turnamen, sudah diprediksi oleh pemilik klub bola voli LavAni, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal ini disampaikan oleh Ramino (60) ayah kandung Boy Arnez saat diwawancarai wartawan dikediamannya di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Beragam perhargaan pun diraih Boy selama menjadi pemain voli.
Saat diwawancarai awak media, mulanya Boy Arnez lebih memilih bermain sepakbola dibandingkan voli.
“Pada waktu itu Boy masih SD, awalnya memilih bermain sepakbola dibandingkan voli. Tapi asal dia selesai main sepakbola kakinya sakit. Jadi saya tanyak kaki mu kenapa kok pincang, kena sepak katanya. Jadi saya bilang kenapa main sepakbola, kaki mu kecil saya bilang,” ujar Ramino, Selasa (30/6/2026).
Lanjut Ramino, ia pun meminta agar Boy bermain voli saja. Namun Boy sempat menolak karena bola voli menurutnya sakit ketika mengenai tangan.
“Jadi saya selaku orangtua ambil alternatif atau solusinya bagaimana. Kita cari bola yang gak sakit. Ada bola kw-kw gitu, kita kupas kulitnya jadi dicoba Boy, ternyata gak sakit. Tertarik lah Boy bermain voli sejak SD,” kata Ramino.
Ramino pun menjelaskan, pelatih Boy saat aktif bermain voli ialah dirinya sendiri.
“Pelatihnya saya sendiri. Latihannya di halaman rumah saat masih di Labuhan Batu. Karena pelatihnya orangtua sendiri jadi dia mencobanya gak ragu dan tak takut. Kebetulan Boy ini sudah ada talenta jadi cepat bisa,” ujar Ramino.
“Begitu SMA baru sering ikut event-event. Dan terpantau lah dengan klub LavAni, maka Boy hijrah ke Bogor, dan berdomisili di sana,” sambungnya.
Kemampuan yang dimiliki Boy saat ini tak lepas dari klub LavAni.
“Karena LavAni itu klub besar jadi di sana itu dia bisa menimba ilmu dari pelatih Nasional bahkan Internasional. Pak SBY ingin klubnya besar, jadi sering sparing dengan pemain-pemain Nasional, makanya dia (Boy) memiliki kemampuan seperti sekarang,” ujar Ramino.
“Pak SBY pernah bilang ke saya sewaktu di Kota Medan, ini anak bagus, doakan saja. Anak ini bisa ke level Asia, dan Alhamdulillah benar,” tambahnya.
Boy Arnez anak bungsu dari pasangan Ramino dan Sri Ariyati ini sempat berkomunikasi, dan memohon doa agar Timnas Indonesia juara di turnamen AVC Men’s Cup 2026.
“Kemarin komunikasi hanya memohon doa saja. Saya nonton di TV kemarin turnamennya, gak mungkin ke India,” kata Ramino sembari tertawa.
“Kalau perasaan saya sudah gak bisa dibilang lagi saat Boy dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) AVC Nations Cup 2026 sekaligus menyabet gelar Outside Hitter Terbaik sepanjang turnamen. Gak pernah kepikiran, tapi kalau bisa anak kita the best lah. Firasat saya punya anak yang bisa main voli untuk membela Timnas Indonesia itu ada. Karena nama Boy Arnez adalah nama kawan saya pemain voli Nasional Sumatera Utara,” tambahnya.
Setelah juara kemarin, Boy Arnez kembali menghubungi orangtuanya yang saat ini tinggal di Kota Binjai sejak tahun 2021 lalu.
“Ada komunikasi, hanya sebatas mengucapkan selamat itu saja, dan senang kami melihatnya, bagus main mu kami bilang. Katanya habis ini mau main di Philipina, mungkin kalau ada libur seminggu, dia balik ke Kota Binjai,” ujar Ramino.
Ramino pun berpesan kepada anaknya, agar tetap semangat, jangan lupa salat, dan berdoa untuk diri sendiri.
“Kalau kita mau jadi atlet harus disiplin, dan makan juga jangan sembarangan. Saat ini Boy sudah semester akhir, sebentar lagi tamat kuliah” ucap Ramimo.
Diinformasikan, Ramino sudah lebih dari 25 tahun berkecimpung di olahraga bola voli.
Saat ini ia aktif menjadi pelatih voli di Kota Binjai. Bahkan muridnya datang dari berbagai daerah diantaranya, Jambi dan Aceh.
Lapangan bola voli pun dibangunnya tepat berada disebelah rumahnya.
Bahkan pada tahun 2016 lalu, Ramino sempat menjadi pelatih bola voli Sumut untuk bertanding di PON Tahun 2016.
“Kami pindah dari Labuhan Batu ke Kota Binjai pada Tahun 2021 lalu. Saya pensiunan tahun 2020 dari PTPN III. Sekarang aktif jadi pelatih voli,” tutup Ramino. (red)



