Topiksumut.id, BINJAI – Untuk yang kesekian kalinya, satu unit mobil Toyota Sigra nyemplung atau terjun bebas ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa itu terjadi pada, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Video kejadian itupun beredar viral di media sosial. Amatan wartawan, mobil yang nyemplung ke sungai, mengalami rusak parah.
@topik_sumut Untuk yang kesekian kalinya, satu unit mobil Toyota Sigra nyemplung atau terjun bebas ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa itu terjadi pada, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Video kejadian itupun beredar viral di media sosial. Amatan wartawan, mobil yang nyemplung ke sungai, mengalami rusak parah. “Kejadiannya pukul 01.30 WIB, kejadian lagi mobil jatuh ke dalam sungai,” ujar seorang wanita di dalam narasi video yang dilihat wartawan, Senin (11/5/2026). “Mobilnya hancur. Jadi mau nunggu yang keberapa kali korban, orangnya sudah dibawa. Gak ada yang hanyut ya,” sambungnya. Wanita itu memohon kepada pemerintah, agar disekitar dipasang penerangan dan jalan yang rusak dapat diperbaiki. “Mohon perhatiannya ya, setiap malam gelap, pasti ada mobil jatuh kalau habis hujan. Dan posisi ini air sedang naik, dan kepada pemerintah tolong lah. Udah banyak kali korban,” ujarnya. Sementara itu, Plt Camat Batang Serangan, Robbi Rezeki membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian diperkirakan terjadi kurang lebih pukul 01.30 WIB. Di mana mobil dikendarai oleh Miono warga Kelurahan Batang Serangan,” kata Robbi. Lanjut Robbi, pada waktu itu pengemudi Miono baru pulang dari daerah Ekowisata Tangkahan untuk mengantar penumpang. Selengkapnya di Topiksumut.id #topiksumut #viral #kecelakaan #langkat #sumaterautara
“Kejadiannya pukul 01.30 WIB, kejadian lagi mobil jatuh ke dalam sungai,” ujar seorang wanita di dalam narasi video yang dilihat wartawan, Senin (11/5/2026).
“Mobilnya hancur. Jadi mau nunggu yang keberapa kali korban, orangnya sudah dibawa. Gak ada yang hanyut ya,” sambungnya.
Wanita itu memohon kepada pemerintah, agar disekitar dipasang penerangan dan jalan yang rusak dapat diperbaiki.
“Mohon perhatiannya ya, setiap malam gelap, pasti ada mobil jatuh kalau habis hujan. Dan posisi ini air sedang naik, dan kepada pemerintah tolong lah. Udah banyak kali korban,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Camat Batang Serangan, Robbi Rezeki membenarkan kejadian tersebut.
“Kejadian diperkirakan terjadi kurang lebih pukul 01.30 WIB. Di mana mobil dikendarai oleh Miono warga Kelurahan Batang Serangan,” kata Robbi.
Lanjut Robbi, pada waktu itu pengemudi Miono baru pulang dari daerah Ekowisata Tangkahan untuk mengantar penumpang.
Kejadian itu terjadi diduga karena Miono dalam keadaan mengantuk serta kondisi jalan yang sudah rusak.
“Pengemudi Miono sekarang sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan (dukun patang tulang), sebab tangan Miono mengalami patah tulang,” ujar Robbi.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Langkat sudah turun ke lokasi, untuk menambah rambu-rambu dan penerangan.
“Tadi Dinas Perhubungan sudah turun ke lokasi untuk menambahkan lampu yang lebih besar,” kata Robbi.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution juga sudah turun ke lokasi kejadian. Namun hingga sampai saat ini, perbaikan jalan maupun penerangan belum terealisasi dengan baik. (red)








