Topiksumut.id, LANGKAT – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.208.1160 di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, angkat bicara soal dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh mafia.
Justru pengelola menolak tegas praktik nakal mafia bahan bakar.
“Siapa pun bisa membeli BBM di SPBU kami. Tidak ada kami larang, selama semuanya sesuai ketentuan. Kalau mereka menimbun BBM di luar sana, itu tidak ada sangkut pautnya sama kami,” kata pengawas SPBU, Rio, Jumat (13/3/2026).
Lanjut Rio, ia menerangkan bahwa antrean warga di SPBU tersebut tidak terlalu padat. Selama stok BBM masih ada, warga dari mana pun bisa mengisi bahan bakar di sana.
Menanggapi isu penimbunan BBM, Rio dengan tegas menolak spekulan atau mafia dalam bentuk apapun. Di SPBU itu hanya menjual BBM, tanpa mengetahui praktik yang diduga ilegal di luarnya.
“Setau kami, sepeda motor yang mengisi BBM di sini semua standar. Gak ada tangkinya yang dimodif atau terlihat janggal. Kalau di SPBU ini kami pastikan tidak ada penimbunan seperti yang diberitakan,” ucap Rio.
Tak hanya itu, Rio juga menegaskan tidak melayani praktik mafia BBM. Termasuk pengisian bahan bakar dengan jeriken atau kendaraan dengan tangki yang dimodif.
“Kami juga berterimakasih atas pemberitaan terkait tudingan penimbuanan BBM. Sehingga, hal ini menjadi masukan untuk SPBU kami ke arah yang lebih baik lagi,” ucap Rio.
Disamping itu, pada momen panic buying seperti saat sekarang ini, SPBU Wampu berkomitmen untuk terus melayani konsumen dengan sebaik-baiknya.
Diketahui sebelummya, beredar viral oknum mafia diduga menimbun BBM yang dibeli dari SPBU Wampu.
Sekelompok pengendara motor Suzuki Thunder ramai-ramai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU yang berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh. (red)







