Topiksumut.id, SIDIKALANG – Mapolres Dairi secara tiba-tiba diserang oleh sekelompok massa dengan melempari Batu, botol, hingga cabai giling ke arah petugas. Awalnya, massa datang menaiki mobil pikap sambil membawa Batu.
Massa yang kebanyakan merupakan seorang ibu – ibu itu menuntut agar tersangka perusakan PT Gruti berinisial PS segera dibebaskan.
Akan tetapi, dari arah mobil pikap, sebuah batu mulai melayang ke arah petugas, hingga disusul botol kaca.
Petugas Polres Dairi yang dibantu dari TNI sudah bersiaga di depan, dengan menggunakan tameng hingga helm pelindung.
Petugas juga sempat memberikan tembakan peringatan ke udara, berharap massa menghentikan aksi anarkisnya. Namun, tembakan tersebut tidak diindahkan, dan petugas akhirnya menangkap para pelaku pelemparan.
Dampak dari pelemparan itu, sejumlah personil mengalami luka ringan hingga luka berat. Menurut Kasi Humas Polres Dairi, Ipda Rinkon Manik menyebut setidaknya terdapat 10 personel, mengalami luka-luka.
“Untuk personel kita yang mengalami luka – luka akibat lemparan sekitar 10 orang. Namun ada satu personel mengalami luka dibagian kepala, sehingga harus mendapat perawatan di RSUD Sidikalang, ” kata Rinkon.
“Tadi pak Kapolres juga sudah menjenguk personel kita yang sedang dirawat, dan semoga tidak ada cedera yang serius, ” tambahnya.
Sementara itu, jumlah massa yang diamankan sebanyak 33 orang , dan sedang menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Dairi.
Saat itu situasi di Mapolres Dairi mulai kondusif, dan mendapat bantuan dari Polres Pakpak Bharat. (Alv)







