Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Kajari Binjai Ngaku Tak Tau Soal Dugaan Korupsi Dana Isentif Fiskal, Pengamat : Potensi Pengaburan

Redaksi by Redaksi
07/08/2025
in Daerah
0
Kajari Binjai Ngaku Tak Tau Soal Dugaan Korupsi Dana Isentif Fiskal, Pengamat : Potensi Pengaburan

Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Iwan Setiawan saat menghadiri pisah sambut di Pendopo Umar Baki, belum lama ini. (Dok Pemko Binjai)

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, BINJAI – Penyelidikan dugaan korupsi Dana Isentif Fiskal (DIF) yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, diduga jalan ditempat.

Baca Juga

Viral Karena Gak Ada Uang, Ricky Anthony Bantu Biaya Pengobatan Warga di Langkat

Viral Karena Gak Ada Uang, Ricky Anthony Bantu Biaya Pengobatan Warga di Langkat

19/03/2026
Jurnalis Konstruksi dan GAPEKSINDO Sumut Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Jurnalis Konstruksi dan GAPEKSINDO Sumut Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

19/03/2026

Pasalnya sudah empat bulan, penyelidik belum mampu menyelesaikan ataupun menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Teranyar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Iwan Setiawan saat dikonfirmasi belum lama ini, mengaku tak tau apa-apa soal penanganan kasus dugaan korupsi dana isentif fiskal yang diperoleh Pemerintah Kota Binjai berjumlah Rp 20,8 miliar pada tahun 2024.

“Saya belum tau apa-apa, nanti ya,” ujar Iwan.

Diketahui Iwan Setiawan adalah Kajari Binjai yang baru. Di mana sebelumnya ia menggantikan Jufri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penuntutan pada Direktorat pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sedangkan itu, Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute Sumatera Utara, Abdul Rahim, menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan korupsi dana insentif fiskal Kota Binjai.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pergantian Kepala Kejaksaan Negeri tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan atau memperlambat proses penyelidikan.

“Kami dari LAWAN Institute sangat prihatin melihat perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi dana insentif fiskal di Kota Binjai. Kasus ini sudah cukup lama mencuat ke publik, namun hingga kini belum ada kejelasan atau transparansi dari Kejari Binjai terkait progres penanganannya,” ujar Abdul Rahim, dikutip dari Tribun Medan, Kamis (7/8/2025).

Rahim mengaku terkejut dengan pernyataan Iwan Setiawan saat dikonfirmasi wartawan terhadap perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana isentif fiskal.

“Dalam wawancara singkatnya, beliau menyatakan, “Saya belum tahu apa-apa, nanti yaa,”. Pernyataan tersebut mencerminkan dugaan lemahnya koordinasi internal antara pejabat lama dan pejabat baru, serta memperkuat kekhawatiran publik bahwa ada potensi kasus ini diseret ke arah dugaan pengaburan'” ujar Rahim

“Pernyataan Kajari baru itu sangat disayangkan. Di tengah harapan publik akan penuntasan kasus korupsi, ia justru memberi kesan tidak siap atau tidak ingin menanggapi secara terbuka,” sambungnya.

Menurut Rahim, Ini bukan soal ketidaktahuan semata, tapi soal keberanian institusi dalam melawan praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

Ia juga menambahkan, bahwa kasus dugaan penyimpangan dana insentif fiskal yang bersumber dari APBN tersebut harus menjadi prioritas penegakan hukum, karena menyangkut hak rakyat dan integritas tata kelola pemerintahan daerah yang transparan.

“Dukung lah Bapak Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi, Kajari Binjai harus tunjukan komitmen dalam pemberantasan korupsi, rakyat pasti menilai,” tutup Rahim.

Dikabarkan sebelumnya, penyelidik sudah mengambil keterangan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Binjai.

Juga bahkan sampai “jemput bola” ke Gedung Kementerian Keuangan untuk mengambil keterangan yang berkaitan dengan pemeriksaan dugaan korupsi insentif fiskal.

Sayangnya, hasil pemeriksaan dimaksud belum dapat diungkap ke publik. Selain itu, penyelidik juga telah mengambil keterangan terhadap belasan pemborong yang disebut-sebut mendapat proyek dari sumber anggaran dana insentif fiskal.

Diketahui, penyelidik tindak pidana khusus Kejari Binjai sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kepala OPD, termasuk sekretaris daerah dalam dugaan korupsi dana insentif fiskal yang sejatinya untuk pengentasan kemiskinan.

Pemeriksaan yang dilakukan penyelidik usai Kajari Binjai, Jufri menerbitkan surat perintah penyelidikan bernomor: Prin-05/L.2.11/Fd.1/05/2025 pada 8 Mei 2025.

Dalam dokumen sepotong surat dengan nomor: 900.I.11-0728 tentang pengajuan dana insentif fiskal yang ditandatangani Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, pemko mengajukan permohonan kucuran uang dari pemerintah pusat itu pada 12 Januari 2023 lalu. (Red)

Tags: APBNDana Isentif FiskalDibayarIndonesiaKejaksaanKejari BinjaiKemenkeuKorupsiKota BinjaiNasionalPemko BinjaiProyekSumatera UtaraSumut
Previous Post

Kadisdik Bungkam Usai 5 Paket Proyek di SMPN 1 Bahorok Jadi Temuan Auditor

Next Post

XLSMART Berkolaborasi Bersama PFI Medan Dukung Pemberdayaan Warga Lapas Perempuan

Menarik Lainnya

Viral Karena Gak Ada Uang, Ricky Anthony Bantu Biaya Pengobatan Warga di Langkat

Viral Karena Gak Ada Uang, Ricky Anthony Bantu Biaya Pengobatan Warga di Langkat

19/03/2026
Jurnalis Konstruksi dan GAPEKSINDO Sumut Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Jurnalis Konstruksi dan GAPEKSINDO Sumut Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

19/03/2026
Karyawan XLSMART Bersama PFI MEDAN Berbagi Kebahagiaan Kepada Penyandang Disabilitas Netra di Pertuni

Karyawan XLSMART Bersama PFI MEDAN Berbagi Kebahagiaan Kepada Penyandang Disabilitas Netra di Pertuni

19/03/2026
SIAGA LEBARAN

Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

19/03/2026
Next Post
XLSMART Berkolaborasi Bersama PFI Medan Dukung Pemberdayaan Warga Lapas Perempuan

XLSMART Berkolaborasi Bersama PFI Medan Dukung Pemberdayaan Warga Lapas Perempuan

Populer

  • Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

    Penetapan Tersangka Eks Kepala Dinas Pertanian Penuh Tanda Tanya, Ronggur : Agak Aneh

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Nasib THR Bagi Ribuan PPPK Paruh Waktu, Ini Kata Pemko Binjai

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Ternyata Wanita Sexy yang Tabrak Warung di Pasar Kaget Kota Binjai Positif Narkoba

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Selebgram Tiara Kartika Diduga Terlibat VCS, Rekaman Dikabarkan Bocor ke Publik

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Berikut Daftar 20 SPGG di Langkat dan di Kota Binjai yang Dihentikan Operasionalnya Oleh BGN

    89 shares
    Share 36 Tweet 22

Rekomendasi

Mawardi yang Dorong Lurah Hingga Masuk ke Parit di Kota Medan Ditetapkan Jadi Tersangka

Mawardi yang Dorong Lurah Hingga Masuk ke Parit di Kota Medan Ditetapkan Jadi Tersangka

15/10/2025
Berikut Profil Kajari Binjai, Sebut Baru Pertama Kali Nginjak Kaki di Sumut

Berikut Profil Kajari Binjai, Sebut Baru Pertama Kali Nginjak Kaki di Sumut

02/10/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net