Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Tangkahan Perahu Tertutup Pasir, Nelayan Teluk Mengkudu Harap Perhatian Bupati Sergai

Redaksi by Redaksi
12/02/2026
in Peristiwa
0
Tangkahan Perahu Tertutup Pasir, Nelayan Teluk Mengkudu Harap Perhatian Bupati Sergai

Masyarakat nelayan tradisional Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menyampaikan harapan besar kepada Bupati Sergai, Darma Wijaya agar segera memberikan solusi atas kondisi tangkahan atau kuala tempat sandaran perahu yang kini tertutup pasir akibat terjangan ombak laut.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, SERGAI – Masyarakat nelayan tradisional Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menyampaikan harapan besar kepada Bupati Sergai, Darma Wijaya agar segera memberikan solusi atas kondisi tangkahan atau kuala tempat sandaran perahu yang kini tertutup pasir akibat terjangan ombak laut.

Akibat kondisi tersebut, para nelayan mengalami kesulitan serius saat menyandarkan perahu sepulang melaut.

Baca Juga

Sepasang Kekasih di Langkat Meninggal Dunia Usai Kecelakaan, Ayah Wanita Benarkan Mau Menikah

Sepasang Kekasih di Langkat Meninggal Dunia Usai Kecelakaan, Ayah Wanita Benarkan Mau Menikah

27/03/2026
Berikut Kronologi Sepasang Kekasih yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Langkat

Berikut Kronologi Sepasang Kekasih yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Langkat

27/03/2026
@topik_sumut

Masyarakat nelayan tradisional Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menyampaikan harapan besar kepada Bupati Sergai, Darma Wijaya agar segera memberikan solusi atas kondisi tangkahan atau kuala tempat sandaran perahu yang kini tertutup pasir akibat terjangan ombak laut. Akibat kondisi tersebut, para nelayan mengalami kesulitan serius saat menyandarkan perahu sepulang melaut. Selengkapnya di Topiksumut.id #topiksumut #viral #serdangbedagai #sumaterautara #nelayan

♬ Thank You for Being You – OctaSounds

Bahkan, sebagian nelayan terpaksa menambatkan perahunya di bibir pantai dengan risiko tinggi, mulai dari kerusakan hingga hancur diterjang gelombang laut yang datang sewaktu-waktu.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, Kamis (12/2/2026), kuala lama yang berada di Dusun V Desa Bogak Besar, yang sebelumnya menjadi jalur keluar masuk perahu nelayan dan berdekatan dengan pondok serta pemukiman warga kini telah tertimbun pasir. Gelombang laut yang cukup tinggi disebut sebagai penyebab utama tertutupnya akses tersebut.

Demikian disampaikan Sekretaris Kelompok Nelayan Sepakat Jaya Desa Bogak Besar, Misno yang juga merupakan salah seorang nelayan tradisional Desa Bogak Besar.

Misno mengungkapkan bahwa pada November 2025 lalu kondisi kuala masih berada dekat dengan pondok dan rumah penduduk, sehingga aktivitas sandar perahu berjalan normal.

ADVERTISEMENT

“Waktu itu bulan November 2025 kuala kami masih dekat dengan pondok dan pemukiman namun akibat bencana alam sehingga tertutup pasir. Kami sudah pernah memohon agar diturunkan alat berat, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Kalau ada alat berat secepat mungkin sangat kami harapkan, karena kami kesulitan menyandarkan perahu,” ujar Misno, Kamis (12/2/2026).

Ia menambahkan, saat ini keamanan perahu nelayan tidak lagi terjamin. Setiap pulang melaut, perahu harus diletakkan di bibir pantai dan sangat rawan rusak jika diterjang ombak.

“Kalau dulu ada kuala, insyaallah aman. Sekarang ini perahu bisa bocor atau rusak. Di sini ada sekitar 75 perahu nelayan yang bersandar,” jelasnya.

Hal senada disampaikan mewakili seluruh nelayan tradisional lainnya, Nopember Manik. Ia menyebutkan bahwa kuala yang dahulu dekat dengan rumah warga kini sudah bergeser jauh ke arah bibir pantai.

“Kami sudah pernah bermohon ke pemerintah desa dan mengurus surat-surat yang diminta pihak PU. Katanya kendalanya karena alat berat sedang rusak,” ungkap Nopember.

Menurutnya, kondisi ini sangat memengaruhi aktivitas dan pendapatan nelayan kecil. Jika sebelumnya nelayan bisa berangkat melaut sejak pukul 06.00 WIB, kini mereka harus menunggu air laut pasang agar perahu bisa ditarik ke laut.

“Kalau terlambat pulang, kami harus menunggu kawan lain untuk bantu menaikkan perahu. Risiko perahu rusak sangat besar,” tambahnya.

Atas kondisi tersebut, para nelayan tradisional Desa Bogak Besar berharap perhatian dan dukungan langsung dari Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya. Mereka memohon agar pemerintah daerah segera menurunkan alat berat untuk memperbaiki tangkahan dan mengembalikan fungsi kuala seperti semula.

“Kami mohon kepada bapak Bupati Sergai agar mendukung kami sebagai nelayan kecil. Perbaikan kuala ini sangat penting demi keselamatan dan keberlangsungan mata pencaharian kami sehari-hari sebagai nelayan,” pungkas Nopember. (Red)

Tags: BupatiDarma WijayaNelayanPerahuPeristiwaSerdang BedagaiSergaiTeluk Mengkudu
Previous Post

Nekat Kantongi Sabu Seberat 190,50 Gram, Warga Medan dan Deliserdang Ditangkap di Langkat

Next Post

Pria di Binjai Ditangkap Polisi Usai Curi Mesin Air dan Sepeda BMX di Gudang Rumah Milik Warga

Menarik Lainnya

Sepasang Kekasih di Langkat Meninggal Dunia Usai Kecelakaan, Ayah Wanita Benarkan Mau Menikah

Sepasang Kekasih di Langkat Meninggal Dunia Usai Kecelakaan, Ayah Wanita Benarkan Mau Menikah

27/03/2026
Berikut Kronologi Sepasang Kekasih yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Langkat

Berikut Kronologi Sepasang Kekasih yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Langkat

27/03/2026
Alami Kecelakaan Maut, Diduga Sepasang Kekasih yang Mau Menikah Tewas di Langkat

Alami Kecelakaan Maut, Diduga Sepasang Kekasih yang Mau Menikah Tewas di Langkat

26/03/2026
Bingo Cafe di Kota Medan Terbakar, Diduga Api Berasal dari Dapur

Bingo Cafe di Kota Medan Terbakar, Diduga Api Berasal dari Dapur

26/03/2026
Next Post
Pria di Binjai Ditangkap Polisi Usai Curi Mesin Air dan Sepeda BMX di Gudang Rumah Milik Warga

Pria di Binjai Ditangkap Polisi Usai Curi Mesin Air dan Sepeda BMX di Gudang Rumah Milik Warga

Populer

  • Lelang Eselon II yang Diikuti Pejabat dari Luar Kota Binjai Timbulkan Pro dan Kontra

    Nasib THR Bagi Ribuan PPPK Paruh Waktu, Ini Kata Pemko Binjai

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Ternyata Wanita Sexy yang Tabrak Warung di Pasar Kaget Kota Binjai Positif Narkoba

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Warga Tanah Seribu Tewas Dibunuh, Pelaku Utama Seret Nama Oknum Ketua OKP di Binjai

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Berikut Daftar 20 SPGG di Langkat dan di Kota Binjai yang Dihentikan Operasionalnya Oleh BGN

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

    84 shares
    Share 34 Tweet 21

Rekomendasi

Berikut Harapan Bupati Terhadap 133 Dewan Hakim Jelang MTQ ke-58 Kabupaten Langkat

Berikut Harapan Bupati Terhadap 133 Dewan Hakim Jelang MTQ ke-58 Kabupaten Langkat

31/08/2025
Lahan Sawit Ilegal di Langkat dan Aceh Tamiang yang Masuk Kawasan Hutan TNGL Ditumbangkan

Lahan Sawit Ilegal di Langkat dan Aceh Tamiang yang Masuk Kawasan Hutan TNGL Ditumbangkan

06/09/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net