Topiksumut.id, SIDIKALANG – Kebakaran hebat melanda Pasar Sidikalang yang berada di Jalan Pekan Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi pada, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.
Api melahap seluruh isi bangunan lapak milik pedagang, yang kebanyakan menjual pakaian bekas (Monza).
@topik_sumut Kebakaran hebat melanda Pasar Sidikalang yang berada di Jalan Pekan Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi pada, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Api melahap seluruh isi bangunan lapak milik pedagang, yang kebanyakan menjual pakaian bekas (Monza). Kepulan asap hitam membumbung tinggi ke langit, serta kilauan cahaya api menerangi suasana pagi hari di Pusat Pasar Sidikalang. Warga sekitar pun hanya bisa menyaksikan api yang mulai melahap benda – benda yang mudah terbakar. Meskipun suasana sedang hujan, namun api sukses membakar kios – kios yang berada di areal belakang pasar. Petugas pemadam kebakaran pun langsung mengerahkan 3 unit armada Gajah Merah. 2 berasal dari Pos Sidikalang, dan satu berasal dari Pos Sumbul. Aungan sirine memecah keheningan pagi buta, dan truk pengangkut air puluhan ribu liter itu pun melesat dengan kecepatan maksimal. Setibanya dilokasi, petugas langsung menyemprotkan air melalui selang. Petugas dibantu oleh cuaca hujan, hingga api berhasil dijinakkan 20 menit kemudian. Meskipun cuaca sedang diguyur hujan, namun nyatanya api sukses membuat lokasi pasar itu menjadi porak-poranda. Menurut Kepala UPT Pemadam Kebakaran Sidikalang, Amudi Situmeang menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Hanya saja 29 kios hangus terbakar, dan selebihnya ikut terdampak karena harus dibongkar agar api tidak merembet ke seluruh bagian pasar, ” katanya. Setelah matahari mulai menyinari area Pasar, beberapa pedagang pun mulai melihat kondisi lapak kiosnya yang sudah berubah warna menjadi hitam pekat. (*) #topiksumut #viral #kebakaran #peristiwa #sidikalang
Kepulan asap hitam membumbung tinggi ke langit, serta kilauan cahaya api menerangi suasana pagi hari di Pusat Pasar Sidikalang.
Warga sekitar pun hanya bisa menyaksikan api yang mulai melahap benda – benda yang mudah terbakar. Meskipun suasana sedang hujan, namun api sukses membakar kios – kios yang berada di areal belakang pasar.
Petugas pemadam kebakaran pun langsung mengerahkan 3 unit armada Gajah Merah. 2 berasal dari Pos Sidikalang, dan satu berasal dari Pos Sumbul.
Aungan sirine memecah keheningan pagi buta, dan truk pengangkut air puluhan ribu liter itu pun melesat dengan kecepatan maksimal.
Setibanya dilokasi, petugas langsung menyemprotkan air melalui selang. Petugas dibantu oleh cuaca hujan, hingga api berhasil dijinakkan 20 menit kemudian.
Meskipun cuaca sedang diguyur hujan, namun nyatanya api sukses membuat lokasi pasar itu menjadi porak-poranda.
Menurut Kepala UPT Pemadam Kebakaran Sidikalang, Amudi Situmeang menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Hanya saja 29 kios hangus terbakar, dan selebihnya ikut terdampak karena harus dibongkar agar api tidak merembet ke seluruh bagian pasar, ” katanya.
Setelah matahari mulai menyinari area Pasar, beberapa pedagang pun mulai melihat kondisi lapak kiosnya yang sudah berubah warna menjadi hitam pekat.
Salah seorang pedagang, Martin Simanungkalit mengatakan, tidak ada barang berharganya yang bisa di selamatkan. Ia pun mengaku mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
“Tidak ada yang bisa diselamatkan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta lah, ” kata Martin.
Saat ini, para pedagang hanya bisa pasrah dan mengambil barang – barang yang masih dianggap berharga untuk diambil pulang. (Alv)








