Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Disperindag Belum Temukan Beras Oplosan yang Dijual di Langkat

Redaksi by Redaksi
21/07/2025
in Daerah
0
Disperindag Belum Temukan Beras Oplosan yang Dijual di Langkat

Ilustrasi beras oplosan.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengaku kerap melakukan sidak rutin, meski di tengah kabar munculnya peredaran beras oplosan.

Baca Juga

Polisi Ringkus Warga Aceh Usai Viral Nyabu di Halaman Rumah Warga di Kota Binjai

Polisi Ringkus Warga Aceh Usai Viral Nyabu di Halaman Rumah Warga di Kota Binjai

26/03/2026
Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

Dugaan Kebocoran PAD Retribusi Parkir, Fraksi Gerindra Kota Binjai Akan Surati Kejatisu

26/03/2026

Hasilnya hingga saat ini, belum ada ditemukan beras oplosan yang dikemas seolah-olah premium, tetapi kualitas dan kuantitasnya menipu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disperindag Kabupaten Langkat, Ikhsan Aprija saat dikonfirmasi.

“Sampai saat ini belum ada laporan (beras oplosan), dan kita rutin melakukan sidak di pasar,” ujar Ikhsan, dikutipd dari Tribun Medan, Senin (21/7/2025).

Lanjut Ikhsan, saat ini beras premium yang di jual dibeberapa pasar tradisional, supermarket, dan minimarket, seharga Rp15-16 ribu perkilo.

“Harga bervariasi, sekitar Rp 15-16 ribu perkilo,” kata Ikhsan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kementrian Pertanian (Kementan) sebelumnya mengungkapkan peredaran beras oplosan yang sampai di rak supermarket dan minimarket.

Beberapa merek menjual kemasan 5 kilogram, padahal isinya hanya 4,5 kilogram. Banyak juga yang mengklaim sebagai beras premium, padahal mutunya biasa saja.

Setelah temuan ini terungkap, beberapa minimarket mulai menarik produk oplosan dari rak. Meski begitu, data dan bukti pelanggaran tetap ditindaklanjuti penegak hukum.

Kementan mencatat, praktik oplosan bisa merugikan konsumen hingga Rp 99 triliun per tahun.

Dari hasil investigasi Kementan bersama Satgas Pangan, 212 merek beras terbukti tidak memenuhi standar mutu, mulai dari berat kemasan, komposisi, hingga label mutu.

Persoalan ini pun sampai ke telinga Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

Prabowo menegaskan, telah meminta Jaksa Agung dan Kepolisian untuk menindak tegas para pengusaha yang menipu rakyat dengan menjual beras biasa dengan harga beras premium.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato politiknya di acara Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).

Bahkan, Prabowo menyebut, praktik curang dengan kerugian sebesar itu sama halnya dengan menikam rakyat.

Untuk itu, dia meminta aparat penegak hukum menindaktegas para pengusaha culas yang memainkan harga beras tersebut tanpa pandang bulu. (Red)

Tags: Beras OplosanDisperindagIndonesiaKabupaten LangkatNasionalSembakoSidakSumatera UtaraSumut
Previous Post

Meninggal Dunia Tertimpa Pohon di Alun-Alun Stabat, Ricky Anthony Beri Santunan ke Keluarga

Next Post

Anggaran BBM pada Dishub Kota Binjai Tahun 2024 Diduga di Mark Up, Jadi Temuan Auditor

Menarik Lainnya

Polisi Ringkus Warga Aceh Usai Viral Nyabu di Halaman Rumah Warga di Kota Binjai

Polisi Ringkus Warga Aceh Usai Viral Nyabu di Halaman Rumah Warga di Kota Binjai

26/03/2026
Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

Dugaan Kebocoran PAD Retribusi Parkir, Fraksi Gerindra Kota Binjai Akan Surati Kejatisu

26/03/2026
Masuki Puncak Arus Balik Libur Lebaran, Jalur Dairi – Karo Macet

Masuki Puncak Arus Balik Libur Lebaran, Jalur Dairi – Karo Macet

25/03/2026
Kehadiran ASN Pemko Binjai Capai 98 Persen Usai Libur Lebaran Idul Fitri

Kehadiran ASN Pemko Binjai Capai 98 Persen Usai Libur Lebaran Idul Fitri

25/03/2026
Next Post
Anggaran BBM pada Dishub Kota Binjai Tahun 2024 Diduga di Mark Up, Jadi Temuan Auditor

Anggaran BBM pada Dishub Kota Binjai Tahun 2024 Diduga di Mark Up, Jadi Temuan Auditor

Populer

  • Lelang Eselon II yang Diikuti Pejabat dari Luar Kota Binjai Timbulkan Pro dan Kontra

    Nasib THR Bagi Ribuan PPPK Paruh Waktu, Ini Kata Pemko Binjai

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Ternyata Wanita Sexy yang Tabrak Warung di Pasar Kaget Kota Binjai Positif Narkoba

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Warga Tanah Seribu Tewas Dibunuh, Pelaku Utama Seret Nama Oknum Ketua OKP di Binjai

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Berikut Daftar 20 SPGG di Langkat dan di Kota Binjai yang Dihentikan Operasionalnya Oleh BGN

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

    84 shares
    Share 34 Tweet 21

Rekomendasi

Dua Kali Dikasih Pinalti Oleh Wasit, Garudayaksa Kalahkan PSMS Medan 0-2

Dua Kali Dikasih Pinalti Oleh Wasit, Garudayaksa Kalahkan PSMS Medan 0-2

31/10/2025
Dana Isentif Fiskal di Binjai Dipakai untuk Bayar Utang Proyek, Pengamat : Penuhi Unsur Pidana Korupsi

Dana Isentif Fiskal di Binjai Dipakai untuk Bayar Utang Proyek, Pengamat : Penuhi Unsur Pidana Korupsi

02/06/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net