Topiksumut.id, LANGKAT – Berbagai pihak terus menyalurkan bantuan terhadap korban banjir yang merendam 16 kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Teranyar melalui koordinasi dan komunikasi intensif pascabencana banjir, Pemerintah Kabupaten Langkat berhasil menghadirkan kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI yang membawa berbagai bantuan strategis bagi warga terdampak.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Komisi VIII DPR RI menyerahkan berbagai bantuan, antara lain bantuan BNPB berupa mobil water treatment, mobil dapur lapangan, kendaraan roda tiga, perahu dan mesin, tenda pengungsi dan tenda keluarga, pompa air, light tower, chainsaw, perangkat Starlink, genset, perlengkapan logistik, hingga toilet portabel dan alat kebersihan.
Selain itu, diserahkan pula satu unit truk serbaguna BNPB senilai Rp 803 juta.

Dari Kementerian Sosial RI, disalurkan bantuan logistik bencana dan bantuan atensi dengan total nilai Rp 461.435.796.
BAZNAS RI turut menyalurkan paket logistik keluarga serta bantuan rumah ibadah Gereja Katolik St Paulus Pangkalan Brandan senilai Rp 100 juta.
Sementara Kementerian Agama RI memberikan masing-masing Rp 100 juta untuk Pesantren Nur Asri Abadan Kecamatan Stabat, Pesantren MA Ulumul Quran Kecamatan Stabat, dan Pondok Pesantren Hidayatul Islam Kecamatan Babalan.
Bupati Langkat, Syah Afandin, menerima langsung kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan pascabencana banjir, yang dipusatkan di Kantor Camat Besitang.
Kecamatan Besitang diketahui menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah dari banjir yang melanda 16 kecamatan di Kabupaten Langkat.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI selaku Ketua Tim, Ansory Siregar, bersama delapan anggota Komisi VIII DPR RI lainnya.
Pria yang sering disapa Ondim menjelaskan, bencana banjir sebagai peringatan untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan rasa syukur serta keimanan.
Tak hanya itu menurut Ondim, kehadiran langsung para wakil rakyat tersebut sangat berarti bagi masyarakat Langkat.
“Khususnya warga Besitang yang kehilangan rumah, rusaknya lahan pertanian, matinya ternak, serta terhentinya mata pencaharian selama banjir,” ujar Ondim, Sabtu (31/1/2026).
“Bantuan ini tentu sangat membantu meringankan beban masyarakat kami yang terdampak. Masih banyak saudara dan keluarga kami yang membutuhkan uluran tangan,” sambungnya.
Sementara itu, kunjungan wakil rakyat ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penanganan pascabencana.
Komisi VIII DPR RI juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, relawan kemanusiaan, organisasi sosial, hingga dunia usaha yang telah bekerja tanpa lelah dalam proses evakuasi, pendataan, distribusi logistik, dan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir. (Red)








