Topiksumut.id, DAIRI – 3 ruangan kelas dan ruangan kepala sekolah di sekolah SD Negeri yang berada di Desa Hita Ginjang Kecamatan Silima Pungga – Pungga Kabupaten Dairi hangus terbakar, Senin (26/1/2026).
Menurut Kepala UPT Pemadam Kebakaran Sidikalang, Amudi Situmeang mengatakan, pihaknya mengerahkan 3 unit armada Gajah Merah yang berasal dari Pos Sidikalang dan Pos Parongil.
@topik_sumut 3 ruangan kelas dan ruangan kepala sekolah di sekolah SD Negeri yang berada di Desa Hita Ginjang Kecamatan Silima Pungga – Pungga Kabupaten Dairi hangus terbakar, Senin (26/1/2026). Menurut Kepala UPT Pemadam Kebakaran Sidikalang, Amudi Situmeang mengatakan, pihaknya mengerahkan 3 unit armada Gajah Merah yang berasal dari Pos Sidikalang dan Pos Parongil. “Setelah mendapat laporan, kami langsung mengerahkan 2 armada dari Pos Sidikalang, dan 1 Pos Parongil, ” ujar Amudi. Api dengan cepat melahap seluruh bangunan kelas yang mudah terbakar. Di lokasi kejadian, petugas dari Polsek Parongil bersama warga berupaya membantu mengeluarkan benda – benda yang masih bisa diselamatkan. Setelah satu jam kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan. Amudi menyebut, tidak ada korban jiwa baik guru maupun siswa di SD tersebut. Pasalnya, sekolah tersebut sedang diliburkan karena terdapat sarang tawon yang dapat membahayakan jiwa anak – anak sekolah. “Info yang kami terima, sekolah sedang diliburkan karena ada sarang tawon. Sehingga sewaktu kejadian, tidak ada korban jiwa, ” jelasnya. Sementara itu, Kapolsek Parongil, Iptu Juni Putra Karo Sekali mengatakan pihaknya saat ini tengah mendalami penyebab dari kebakaran tersebut. “Saat ini masih kami dalami, dan police line sudah terpasang, ” tutupnya. (*) #topiksumut #viral #kebakaran #dairi #sumaterautara
“Setelah mendapat laporan, kami langsung mengerahkan 2 armada dari Pos Sidikalang, dan 1 Pos Parongil, ” ujar Amudi.
Api dengan cepat melahap seluruh bangunan kelas yang mudah terbakar. Di lokasi kejadian, petugas dari Polsek Parongil bersama warga berupaya membantu mengeluarkan benda – benda yang masih bisa diselamatkan.
Setelah satu jam kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Amudi menyebut, tidak ada korban jiwa baik guru maupun siswa di SD tersebut. Pasalnya, sekolah tersebut sedang diliburkan karena terdapat sarang tawon yang dapat membahayakan jiwa anak – anak sekolah.
“Info yang kami terima, sekolah sedang diliburkan karena ada sarang tawon. Sehingga sewaktu kejadian, tidak ada korban jiwa, ” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Parongil, Iptu Juni Putra Karo Sekali mengatakan pihaknya saat ini tengah mendalami penyebab dari kebakaran tersebut.
“Saat ini masih kami dalami, dan police line sudah terpasang, ” tutupnya. (Alv)








