Topiksumut.id, SERGAi – Seorang sopir angkutan kota (angkot), berinsial JD (35) viral di media sosial, usia melakukan aksi asusila, dengan memamerkan dan mengelus alat kelaminnya saat mengendarai angkot tersebut.
Aksi asusila itu, dilakukan JD saat di ruang kemudian. Namun, disebelah pelaku ada seorang penumpang wanita berinsial IS (23).
Aksi asusila sopir angkot itu, viral di Facebook dan polisi melakukan penyelidikan lalu menangkap supir angkot itu.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai (Sergai), AKP Binrod Situngkir, menjelaskan peristiwa asusila itu, terjadi pada Kamis sore, 15 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, JD mengendarai angkot dengan rute Sergai tujuan Kota Tebing Tinggi.
Sedangkan IS naik angkot pelaku di Simpang Bedagai, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.
“Lalu, pelaku mengeluarkan dan mengelus alat kelaminnya secara berulang di depan korban yang duduk di sampingnya,” sebut Binrod, Sabtu 17 Januari 2026, dilansir Medan.viva.co.id.
Binrod mengungkapkan IS yang merasakan tidak nyaman mencoba mengeluarkan handphone dan merekam aksi asusila sang sopir angkot tersebut dan viral di media sosial.
“Korban diam-diam merekam kejadian itu hingga pelaku berhenti setelah penumpang baru naik di Desa Suka Damai,” ucap Binrod.
Personel Sat Reskrim Polres Sergai bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi melakukan penyelidikan pasca-berita viral tersebut dan Pelaku berhasil diamankan di kediamannya di Tebing Tinggi sekitar pukul 20.00 WIB.
“Klarifikasi dilakukan terhadap korban dan pelaku, serta dibuat pernyataan tertulis. Korban membenarkan kejadian dan memilih tidak melaporkan secara resmi, hanya ingin jadi pelajaran agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya tersebut,” kata Binrod.
Atas kejadian ini, Binrod mengatakan pelaku asusila itu, tidak dilakukan proses hukum. Namun, dilakukan pembinaan oleh pihak Polres Sergai, agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Kami mengamankan pelaku, klarifikasi korban, buat pernyataan, dan berikan pembinaan agar tidak terulang,” sebut Binrod.
Sementara itu, korban IS mengucapkan terima kasih atas tindakan cepat pihak Kepolisian Polres Sergai sebagai aparat keamanan sekaligus pengayom masyarakat yang membuatnya merasa dilindungi.
“Saya sangat mengapresiasi respons Kepolisian Khususnya Polres Sergai yang langsung bertindak, ini jadi pelajaran berharga agar pelaku tidak mengulangi perbuatan tidak senonohnya itu,” kata IS. (Red)







