Topiksumut.id, LANGKAT – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menyalurkan sebanyak 10 ribu paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir di 17 desa pada 10 kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Penyaluran belasan ribu sembako dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto, didampingi Bupati Langkat, Syah Afandin di Stadion Nurcahya, Kecamatan Tanjung Pura, Rabu (28/1/2026).
Bupati Langkat, Syah Afandin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI beserta seluruh jajaran atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Langkat.
“Atasnama pribadi, Pemerintah Kabupaten Langkat, dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto beserta jajaran yang telah berkenan bersilaturahmi di Bumi Langkat Berseri dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi ke-76, sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa 10 ribu paket sembako bagi masyarakat kami yang terdampak banjir,” ujar pria yang kerap disapa Ondim, Kamis (29/1/2026).
Lanjut Ondim, kehadiran menteri beserta jajaran menjadi motivasi dan penguat semangat bagi Pemerintah Kabupaten Langkat dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memperkokoh kebersamaan dan gotong royong.
“Kehadiran bapak menteri tentu menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menguatkan kebersamaan, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana yang sedang dihadapi. Kami seluruh masyarakat Langkat mendoakan kiranya bapak Menteri beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian bagi bangsa dan negara,” kata Ondim.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhakti Imigrasi ke-76.
“Kami ingin memastikan bahwa di usia ke-76 ini, kehadiran imigrasi benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Walaupun perayaan dilakukan secara sederhana, namun manfaatnya harus besar dan berdampak langsung bagi warga,” ucap Agus.
Agus berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir serta semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. (Red)








