Topiksumut.id, LANGKAT – Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menerima hibah lahan PT Rapala Sri Timur seluas 4,6 hektar untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban terdampak banjir di Langkat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak perusahaan secara resmi menyerahkan lahan hibah yang berlokasi di Desa Lubuk Kasih, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat.
Lahan seluas 4,6 hektare itu akan diperuntukkan sebagai lokasi pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Bupati Langkat, Syah Afandin menjelaskan hibah lahan ini merupakan langkah konkret yang sangat berarti dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Rapala Sri Timur. Bantuan lahan ini akan segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, agar pembangunan hunian tetap dapat direalisasikan secepatnya sehingga masyarakat terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” ucap pria yang kerap disapa Ondim, Selasa (24/2/2026).
Lanjut Ondim, ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Langkat.
“Sinergi ini penting untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana,” kata Ondim.
Sedangkan itu, PT Rapala Sri Timur menjelaskan bahwa hibah lahan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sekaligus komitmen nyata dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Langkat.
Khususnya percepatan pemulihan pascabencana melalui penyediaan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat. (red)








