Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Pemkab Langkat Perpanjang Status Tanggap Darurat 7 Hari, Masih Ada Wilayah yang Terendam Banjir

Redaksi by Redaksi
in Daerah
0
Pemkab Langkat Perpanjang Status Tanggap Darurat 7 Hari, Masih Ada Wilayah yang Terendam Banjir

Bupati Langkat, Syah Afandin, saat memimpin langsung Rapat evaluasi penanganan tanggap darurat bencana alam banjir di Kabupaten Langkat yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa (16/12/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, Sumatera Utara, menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana alam banjir selama tujuh hari, terhitung mulai 16 Desember 2025.

Perpanjangan ini dilakukan mengingat masih adanya wilayah yang tergenang, jumlah pengungsi yang cukup besar, serta perlunya optimalisasi penanganan darurat dan pemulihan layanan dasar masyarakat.

Baca Juga

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

05/02/2026
Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

05/02/2026

Dengan perpanjangan status tanggap darurat tersebut, Bupati Langkat, Syah Afandin meminta seluruh perangkat daerah TNI-Polri, BPBD, dan instansi terkait untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan.

Dan memperkuat koordinasi, serta mempercepat penanganan darurat, termasuk langkah awal rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak banjir.

Pria yang kerap disapa Ondim ini menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat.

“Pemerintah Kabupaten Langkat terus berupaya maksimal dalam penanganan bencana banjir ini. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kita. Seluruh perangkat daerah dan unsur terkait harus tetap siaga serta memastikan pelayanan dasar, logistik, kesehatan, dan kebutuhan para pengungsi terpenuhi dengan baik,” ujar Ondim, Rabu (17/12/2025).

Lanjut Ondim, ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor agar seluruh upaya penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan terukur.

ADVERTISEMENT

“Saya juga meminta seluruh jajaran untuk bekerja secara terpadu dan responsif. Meskipun kondisi di beberapa wilayah mulai membaik, kita tidak boleh lengah karena masih ada daerah yang tergenang dan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius,” kata Ondim.

Sedangkan itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Langkat, Muhammad Ansyari menyampaikan laporan perkembangan sementara penanganan banjir per 15 Desember 2025.

Ansyari menjelaskan bahwa banjir terjadi sejak 25 November 2025 akibat tingginya curah hujan, dengan ketinggian air berkisar antara 50 cm hingga 200 cm. Bencana ini melanda 16 kecamatan yang mencakup 141 desa dan 29 kelurahan.

Adapun wilayah yang masih tergenang dengan ketinggian air sekitar 20 cm hingga 50 cm berada di Kecamatan Tanjung Pura, meliputi Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Pekubuan, Pantai Cermin, Kampung Lalang, serta Desa Cempa Hinai.

“Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) telah kembali lancar dan pasokan listrik secara bertahap sudah normal,” ujar Ansyari.

Banjir tersebut berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 108.694 kepala keluarga atau 434.776 jiwa terdampak, dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 87.950 jiwa.

Selain itu, bencana ini juga menyebabkan 13 orang meninggal dunia.

“Tidak hanya permukiman warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum dan infrastruktur, antara lain jalan, jembatan, irigasi, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, tebing sungai, tanggul dan benteng sungai, serta sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan,” kata Ansyari. (Red)

Tags: BanjirBencana AlamIndonesiaLangkatNasionalPemkabStatus Tanggap DaruratSumatera UtaraSumut
Previous Post

Diduga Lecehkan 2 Orang Wanita, Penjual Durian di Kota Binjai Diringkus Polisi

Next Post

Kepala MIN 1 Sibolga Salurkan Bantuan ke Orang Tua Siswa Terdampak Musibah

Menarik Lainnya

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

05/02/2026
Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

05/02/2026
Lahan Masyarakat Mulai Abrasi Akibat Galian C Diduga Ilegal yang Eksis di Kecamatan Bahorok

Walhi Sebut Penegakan Hukum Lingkungan di Langkat Terburuk di Sumut

05/02/2026
Terancam Dipecat, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Asahan

Terancam Dipecat, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Asahan

05/02/2026
Next Post
Kepala MIN 1 Sibolga Salurkan Bantuan ke Orang Tua Siswa Terdampak Musibah

Kepala MIN 1 Sibolga Salurkan Bantuan ke Orang Tua Siswa Terdampak Musibah

Populer

  • Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Akan Ada Jalan Baru, Ini Rutenya

    Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Akan Ada Jalan Baru, Ini Rutenya

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Puluhan Mobil Dinas Pemko Binjai Produksi di Bawah Tahun 2020 Akan Dilelang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Isap dan Jual Sabu di Dalam Gubuk, Pria di Langkat Diringkus Polisi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Polres Binjai Setijab 3 Kapolseknya, Berikut Nama-namanya

    58 shares
    Share 23 Tweet 15

Rekomendasi

Jaksa Didesak Jemput Paksa Eks Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy usai 2 Kali Mangkir

Jaksa Didesak Jemput Paksa Eks Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy usai 2 Kali Mangkir

08/12/2025
Bayi yang Ditemukan di Aliran Sungai di Langkat, Ternyata Dibuang Ibu Kandungnya

Bayi yang Ditemukan di Aliran Sungai di Langkat, Ternyata Dibuang Ibu Kandungnya

16/01/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net