Topiksumut.id, LANGKAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, Sumatera Utara, melantik penjabat eselon II dan pajabat fungsional.
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Bupati Langkat Nomor 800.1.3.3/1/BKD/2026 tanggal 7 Januari 2026 dan Nomor 800.1.3.3/3/BKD/2026 tanggal 21 Januari 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II dan Jabatan Fungsional.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Faizal Rizal Matondang sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Langkat.
Diketahui Faizal sebelumnya menjabat sebagai Kepala Disdukcatpil Langkat. Namun Pemkab Lanngkat belum memutuskan siapa pengganti Faizal sebagai Kepala Disdukcatpil Langkat.
Kemudian Iqbal Nur Asrori sebagai Perencana Ahli Muda pada Bappeda Litbang Kabupaten Langkat, Muhammad Yusuf sebagai Perencana Ahli Pratama pada Bappeda Litbang Kabupaten Langkat, serta Masliza Adawiyah sebagai Perencana Ahli Muda pada Bappeda Litbang Kabupaten Langkat.
Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti menegaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II merupakan posisi strategis sebagai motor penggerak organisasi.
“Kepada pejabat pimpinan tinggi yang baru dilantik, jabatan mereka adalah posisi strategis yang membutuhkan kepemimpinan inovatif, objektif, serta mampu melakukan analisis tajam dalam mengeksekusi kebijakan-kebijakan krusial. Jalin komunikasi yang baik antar perangkat daerah agar seluruh program prioritas dapat tersinkronisasi dengan tepat,” ucap Tiorita, Jumat (13/2/2026).
Secara khusus, Tiorita juga memberikan penekanan kepada pejabat fungsional perencana yang baru dilantik.
Ia menyebut bahwa perencanaan merupakan jantung dari setiap kebijakan pembangunan.
“Saya minta lakukan perencanaan yang berbasis pada data dan fakta di lapangan. Pastikan setiap dokumen perencanaan mampu menjawab tantangan ekonomi, penguatan infrastruktur, hingga pengendalian inflasi di daerah kita. Ketelitian dalam menyusun strategi akan menentukan seberapa besar manfaat yang diterima masyarakat,” ujar Tiorita.
Lebih lanjut disampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada negara, tetapi juga kepada tuhan yang masa esa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Langkat, Syah Afandin menitipkan sejumlah agenda prioritas untuk segera ditindaklanjuti, yakni penguatan konektivitas ekonomi hingga ke pelosok desa, optimalisasi potensi daerah termasuk sektor pariwisata dan peningkatan pendapatan asli daerah, serta menjaga daya beli masyarakat melalui stabilitas harga bahan pokok.
“Mari kita jadikan momentum pelantikan di awal tahun 2026 ini sebagai semangat baru untuk mewujudkan Langkat yang lebih maju, sejahtera, dan religius,” tutup Tiorita. (Red)








