Topiksumut.id, JAKARTA – Belakangan ini, media sosial kembali diramaikan oleh perbincangan seputar sosok bernama Winda Can yang mendadak viral dan menjadi sorotan warganet.
Nama Winda Can pertama kali mencuat setelah sebuah video singkat tersebar di berbagai platform media sosial. Winda Can sendiri dikenal sebagai penjual jus di wilayah Duren, yang oleh sebagian netizen diduga merujuk pada kawasan Duren Sawit, Jakarta.
Popularitasnya yang mendadak ini bukan tanpa sebab. Sebuah unggahan video yang menampilkan aktivitas pribadi Winda Can di dalam kamar dan kamar mandi memicu rasa penasaran sekaligus spekulasi dari pengguna internet.
Dalam potongan video yang beredar, Winda Can terlihat memainkan sebuah botol parfum dengan ekspresi yang dinilai ambigu oleh sebagian penonton. Cuplikan singkat tersebut kemudian menyebar dengan sangat cepat dan menjadi bahan perbincangan di kolom komentar media sosial.
“Videonya bikin orang salah paham, makanya langsung viral,” tulis salah satu netizen dalam komentar yang ramai dibagikan ulang.
Seiring viralnya cuplikan tersebut, pencarian terhadap link video Winda Can pun meningkat drastis. Nama Winda Can menjadi trending topic tidak resmi di berbagai forum daring, grup percakapan, hingga kolom pencarian media sosial.
Banyak warganet mengaku penasaran dengan isi video lengkap yang disebut-sebut lebih dari satu bagian. Rasa ingin tahu inilah yang membuat isu ini terus bergulir dan sulit dihentikan.
Di sisi lain, tak sedikit pula netizen yang menilai unggahan tersebut sebagai sebuah kekhilafan. Video itu dianggap tidak pantas untuk konsumsi publik dan berpotensi merugikan pihak yang bersangkutan.
Di tengah kehebohan yang terjadi, Winda Can dikabarkan langsung mengunci atau memprivat seluruh akun media sosial miliknya. Langkah ini diduga sebagai upaya untuk meredam perhatian publik sekaligus menghentikan penyebaran video agar tidak semakin meluas.
Namun hingga kini, belum ada klarifikasi resmi maupun pernyataan langsung dari Winda Can terkait video viral yang menyeret namanya tersebut.
Ketiadaan penjelasan ini justru memicu berbagai asumsi baru. Sebagian netizen berspekulasi mengenai maksud unggahan video tersebut, sementara yang lain mengingatkan publik agar tidak menghakimi tanpa informasi yang jelas.
“Belum tentu seperti yang dibayangkan orang-orang, sebaiknya tunggu klarifikasi,” tulis seorang pengguna media sosial.
Isu semakin berkembang setelah muncul kabar bahwa video viral Winda Can terdiri dari empat bagian berbeda. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa masing-masing video memiliki durasi lebih dari dua menit.
Bahkan, ada klaim yang menyebutkan total durasi keseluruhan video mencapai sekitar 7 menit 45 detik. Hal ini semakin membuat netizen berlomba-lomba mencari link video yang diklaim sebagai versi asli.
Keempat video tersebut disebut menampilkan aktivitas pribadi Winda Can, termasuk di kamar mandi sambil memegang botol parfum. Fakta ini membuat publik semakin heboh, mengingat selama ini Winda Can dikenal tampil berhijab dalam kesehariannya.
Perbedaan antara citra publik dan cuplikan video yang beredar memicu beragam reaksi. Sebagian pihak melayangkan kritik keras, sementara yang lain menilai hal tersebut sebagai ranah privasi yang seharusnya tidak dikonsumsi publik.
Di tengah tingginya minat warganet mencari link video Winda Can, situasi ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Banyak tautan mencurigakan beredar dengan judul sensasional yang mengatasnamakan “link video Winda Can asli”.
Tautan-tautan tersebut tersebar melalui kolom komentar, pesan pribadi, hingga grup percakapan di aplikasi pesan instan. Padahal, sebagian besar link tersebut tidak mengarah pada video yang dimaksud.
Lebih berbahaya lagi, banyak link viral semacam ini justru berpotensi mengandung ancaman digital. Mulai dari phishing untuk mencuri akun media sosial, email, hingga data perbankan, sampai risiko malware yang dapat merusak perangkat pengguna.
Masyarakat pun diimbau agar lebih waspada dan tidak sembarangan mengklik tautan dengan judul provokatif. Pastikan sumber informasi jelas dan hindari rasa penasaran berlebihan yang justru dapat merugikan diri sendiri.
Kasus viral yang menyeret nama Winda Can ini kembali menjadi pengingat akan besarnya dampak media sosial dalam kehidupan seseorang. Satu unggahan yang dianggap sepele dapat dengan cepat berubah menjadi konsumsi publik dan meninggalkan jejak digital yang sulit dihapus. (Red)








