Topiksumut.id, BINJAI – Masyarakat yang bertempat tinggal disepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, kesal atas jalan yang berlubang yang menganga dibeberapa titik.
Hasilnya masyarakat pun melampiaskan kekesalannya dengan mendirikan plang protes dilubang yang menganga tersebut.
Amatan wartawan, plang itu bertuliskan “Dinas PU Kota Binjai banyak jalan berlubang sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan apa kerja kalian Dinas PU Binjai”.
Akibat jalan yang berlubang ini, beberapa pengendara sepeda motor pun menjadi korban.
“Makin banyak jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan ini. Heran kami, apa susahnya menambal lubang yang menganga,” ujar Yuli warga sekitar, Rabu (14/1/2026).
Lanjut Yuli, sudah beberapa kali pengendara sepeda motor terjatuh akibat lubang tersebut.
“Itupun plang yang dipasang di dalam lubang diletakkan. Biar pengendara sepeda motor tau agar tak masuk ke dalam lubang,” ucap Yuli.
“Kami berharap agar Pemerintah Kota Binjai segera menutup lubang yang menganga ini. Jangan sampai ada yang meninggal dunia, baru diperbaiki,” sambungnya.
Sedangkan itu, Kepala Dinas PUTR Binjai Wahyu Umara saat dikonfirmasi mengaku akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan.
“Coba akan saya cek data dikantor dan lapangan. Berhubung saya tiga hari ini masih ada urusan di rumah sakit. Terima kasih atas pengertiannya,” kata Wahyu.
Sementara itu Pengamat Sosial Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute, Abdul Rahim Daulay, menilai aksi warga yang memasang plang protes di Jalan Perintis Kemerdekaan, merupakan bentuk kritik keras terhadap Pemerintah Kota Binjai, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU).
“Tindakan warga tersebut mencerminkan akumulasi kekecewaan akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Akan tetapi belum mendapat penanganan serius. Jalan yang rusak dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengendara.
Nyawa masyarakat harus diutamakan dengan perbaiki jalan berlubang,” ujar Rahim.
Rahim pun menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi serta sosial warga.
Oleh karena itu, perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Rahim juga menyoroti peran Kepala Dinas PU Binjai yang baru menjabat.
“Saya menilai seharusnya pejabat tersebut segera turun langsung ke lapangan untuk mendata seluruh ruas jalan rusak di Kota Binjai, sejalan dengan instruksi Wali Kota Binjai yang menekankan fokus pada perbaikan infrastruktur. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah muncul aksi protes atau sorotan publik,” tutup Rahim. (Red)








