Topiksumut.id, LANGKAT – Peristiwa mengejutkan sempat terjadi saat kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke pengungsian banjir di MAN 1 Langkat belum lama ini.
Seorang pria paruh baya nekat mengadang bahkan menunjuk-nunjuk presiden saat melintas di Jalan Amir Hamzah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Sejumlah personel paspampres yang mengawal mobil orang nomor satu di Indonesia itupun, kecolongan.
Gitupun Prabowo menyuruh pria paruh baya itu untuk mendekat. Hasilnya ia pun mendekati presiden dengan pengawalan paspampres.
Namun publik pun bertanya-tanya, apa yang disampaikan pria paruh baya itu kepada presiden.
Hasil penelusuran wartawan, Senin (15/12/2025) sore, pria paruh baya itu menyampaikan beberapa keluh kesahnya kepada presiden.
“Aku pemilih bapak, bapak bagus. Tapi aparatur di bawah-bawah tidak bagus, tidak becus,” ujar pria paruh baya,” ujar pria paruh baya yang belum diketahui identitasnya.
“Saya pribadi tidak ada pertolongan pak,” sambungnya.
Beberapa informasi yang dihimpun wartawan, pria paruh baya itu ternyata salahseorang korban banjir yang merendam Kecamatan Tanjung Pura.
Tak hanya itu, pria paruh baya itu juga diduga mantan seorang guru.
Dikabarkan sebelumnya, awalnya iring-iringan mobil rombongan Presiden Prabowo melintas dari arah SPN Hinai. Saat mobil presiden melintas di Jalan Amir Hamzah, Tanjung Pura, tiba-tiba seorang pria paruh baya mengadang mobil presiden.
Mobil presiden pun langsung terhenti. Pria paruh baya yang mengenakan baju motif batik warna biru kemudian menunjuk-nunjuk presiden yang sedang berdiri di mobil nya sambil menyapa warga yang menyambut di pinggir jalan.
Ia juga berteriak ke arah kepada Presiden Prabowo. Tak jelas apa yang disampaikan pria itu kepada presiden Prabowo.
Tak lama kemudian pasukan paspampres langsung mengamankan pria itu ke pinggir jalan.
Presiden Prabowo sempat berbicara dengan pria tersebut. Mobil presiden kembali melanjutkan perjalanan ke posko pengungsian.
Belum diketahui siapa pria paruh baya yang berani menghadang mobil presiden. Diduga ia merupakan warga setempat yang menjadi korban banjir.
Video aksi penghadangan mobil presiden ini pun viral di media sosial.
Sementara itu, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto menyambangi pengungsi banjir di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Kedatangan orang nomor satu di Republik Indonesia ini, sudah ditunggu-tunggu oleh banyak orang, khususnya masyarakat Desa Pekubuan.
Prabowo bersama rombongan mengunjungi pengungsi banjir di MAN 1 Langkat di Desa Pekubuan.
Sepanjang jalan menunu lokasi pengungsian, masyarakat sudah berdiri di pinggir jalan dikawal ketat oleh personel kepolisian dan TNI.
Prabowo pun berdiri dari dalam mobil dan menyapa masyarakat Kecamatan Tanjung Pura.
Begitu tiba di MAN 1 Langkat, Prabowo pun menyalami satu persatu masyarakat yang menunggu di luar pagar.
Namun sayang, wartawan Tribun Medan tak bisa mengambil atau mengabadikan momen di dalam pengungsian. Pasalnya jumlah media yang berada di dalam pengungsian terbatas.
Amatan wartawan dilokasi, Prabowo didampingi sejumlah pejabat diantaranya Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, Mendagri, Tito Karnavian, Mensesneg, Prasetyo Hadi, Menlu, Sugiyono, Menteri PUPR, Dody Hanggodo, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Seskab, Letkol Inf Tedy Indra Wijaya, Gubernur Sumut, Boby Nasution, dan Bupati Langkat, Syah Afandin.
Kunjungan Prabowo ke pengungsian di MAN 1 Langkat tak lama. Sekitar 30 menit, Prabowo pun keluar dari lokasi dan melanjutkan kunjungan lainnya. (Red)








