Topiksumut.id, PAKPAK BHARAT – Tingginya mobilitas dan sempitnya ruas jalan membuat jalur lintas Sumut – Aceh tepatnya di Kabupaten Pakpak Bharat mengalami kemacetan yang panjang, Minggu (14/12/2025).
Menurut Kasat Lantas Polres Pakpak Bharat, Iptu Lambok Sihotang mengatakan, jalan lintas yang menghubungkan antara Sidikalang menuju Subulussalam mengalami kemacetan karena banyaknya truk besar yang melintas.
“Saat ini yang menjadi kendala kita adalah jalan yang sempit, ditambah beram jalan yang cukup tinggi. Apalagi saat ini banyak truk bantuan sembako yang menuju Tapanuli Tengah banyak yang melintas, karena jalur darat satu – satunya ya melewati jalur kita. Sehingga banyak truk yang tidak berani mengambil beram jalan karena takut terjatuh, ” ujarnya.
Ditambahnya, jalur tersebut juga kerap dilalui truk tangki yang melintas menuju Medan ataupun Sidikalang, sehingga banyak truk tangki yang kesulitan untuk berbelok di jalur yang menikung.
“Kemacetan ini rata – rata terjadi di jalur yang tinggi beram dan menikung. Apalagi truk tangki itu kan kalau mau berbelok, harus mengambil jalur sebelahnya. Sehingga disitulah terjadi kemacetan, ” jelasnya.
Kemacetan ini kerap terjadi di waktu yang sibuk, khususnya pada siang hingga malam hari. Pihaknya pun saat ini memberlakukan sistem buka – tutup jalan, dan mengatur lalulintas agar kendaraan bisa melintas.
Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan 2 polres yakni Polres Dairi dan Polres Subulussalam, agar menghentikan sementara truk berukuran besar, dan menghimbau agar melintas saat dini hari.
“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Polres Subulussalam, agar truk yang datang dari arah sana berhenti sementara. Begitu juga dengan pihak Polres Dairi, agar melakukan serupa, dan menghimbau agar berjalan pada tengah malam saja, ” ungkapnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati – hati dan waspada, mengingat saat ini masih memasuki musim hujan.
“Kami menghimbau agar selalu berhati – hati, dan tetap waspada. Mengingat cuaca masih turun hujan, dan kita mengantisipasi terjadinya longsor, ” tutup Lambok. (Alv)








