Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Jasad Warga Langkat yang Meninggal di Kamboja Belum Juga Tiba di Tanah Air, Keluarga Open Donasi

Redaksi by Redaksi
in Daerah
0
Jasad Warga Langkat yang Meninggal di Kamboja Belum Juga Tiba di Tanah Air, Keluarga Open Donasi

Open Donasi dari keluarga untuk memulangkan jasad Argo Prasetyo warga Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang meninggal dunia di Kamboja, Sabtu (25/10/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT – Belum juga mendapat kejelasan dari Pemerintah Indonesia, keluarga Almarhum Argo Prasetyo Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang meninggal dunia di Kamboja, membuka penggalangan dana atau open donasi.

Pasalnya sudah 25 hari jasad Argo belum juga tiba di tanah air.

Baca Juga

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

05/02/2026
Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

05/02/2026

Open donasi yang dilakukan keluarga hanya semata-mata digunakan untuk memulangkan jasad Argo, agar dimakamkan dikampung halamannya, di Kabupaten Langkat.

“Kami dari keluarga sudah buka open donasi. Karena bingung juga sampai sekarang tidak ada kepastian dari pihak terkait untuk memulangkan jasad abang saya dari kamboja,” ujar Ega Prasetya adik kandung Argo, Sabtu (25/10/2025).

Ega menjelaskan, keluarga besar tak memilki uang yang banyak untuk membawa pulang jasad Argo ke Indonesia.

Maka dari itu mereka mengambil langkah untuk open donasi.

“Kami berharap ada orang baik di republik ini bisa membantu kami. Tentu kami keluarga sangat menginginkan jasad bang Argo bisa dibawa pulang ke Indonesia,” kata Ega.

ADVERTISEMENT

Gitupun Ega menambahkan, jika ada orang yang mau memberikan bantuan, dapat menghubungi nomor telepon seluler atau WhatsApp ke 089518164700/081269456299.

Diketahu sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja, memberi kabar, jika jenazah Argo sudah bisa dibawa pulang ke tanah air.

Namun menurut adik korban Ega Prasetya saat dikonfirmasi, ada beberapa kendala yang harus diselesaikan. Terutama biaya pemulangan jenazah abang kandungnya dari Ibu Kota Kamboja yaitu Phnom Penh.

“Alhamdulillah sudah ada jawaban dari Pak Ichwan pihak KBRI. Tadi saya menanyakan soal biaya, diperkirakan kurang lebih biayanya 8500 dolar, jika dirupiahkan sekitar Rp 130 juta,” ujar Ega, Jumat (10/10/2025).

“Saya menanyakan langsung dari rumah duka tempat penyimpanan jenazah almarhum Bang Argo,” sambungnya.

Namun, Ega menjelaskan untuk biaya pemulangan jenazah abangnya, keluarga masih mengumpulkan uang.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tengah berupaya mengembalikan jenazah Almarhum Argo Prasetyo yang meninggal dunia di Kamboja, akibat dianiya.

“Sebagai pemerintah yang warganya membutuhkan perlindungan kita harus siap, walaupun menurut data yang ada pada kita, Argo Prasetyo memang berangkat secara non prosedural,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Langkat, Rajanami.

Lanjut Rajanami, artinya kepergian Argo ke Kamboja, memang tidak melalui sebagaimana mestinya pekerja migran yang berangkat kerja ke luar negeri.

“Tapi kita tetap berupaya, agar jenazah bisa kita kembalikan ke tanah air. Tadi saya juga sudah berkomunikasi dengan Kepala BP3MI di Kota Medan, bagaimana upayanya agar jenazah bisa kita kembalikan ke Langkat,” kata Rajanami.

“Kita sudah mengunjungi keluarga almarhum, dan keluarga kita minta buat laporan secara resmi. Dan akan kita buat surat ke KBRI di Phnom Penh Kamboja. Dan bagaimana prosesnya, kita tunggu sama-sama,” sambungnya.

Menurut Rajanami, jika sudah di luar negeri, peristiwa ini sudah domainnya kedutaan besar.

Tetapi gitu pun, Pemerintah Kabupaten Langkat, sesuai perintah Bupati Langkat, Syah Afandin, jenazah Argo akan tetap diupayakan dibawa pulang ke tanah air.

“Pemulangan jenazah ini memang memerlukan biaya, dan ini kendala kita sebenarnya. Dan kita terus terang di Pemerintah Kabupaten Langkat anggaran untuk pemulangan ini kan gak ada,” kata Rajanami.

“Jadi nanti kita koordinasi dengan BP3MI, dan melalui BP3MI nanti kita akan berkoordinasi dengan KBRI bagaimana cara penanggulangan biaya pemulangan jenazah. Kita berharap bahwa, kementrian luar negeri melalui KBRI nanti bisa dahulu menalangi bagaimana. Setelah itu baru kita sama sama memikirkannya,” tambahnya.

Kadisnaker Langjat ini pun berharap untuk warga Kabupaten Langkat yang memang kepingin bekerja di luar negeri, agar mengikuti ketentuan yang ada.

Termasuk perusahaan penerima kerja harus jelas di mana dan negara mana, serta mengikuti prosedur yang ada.

“Prosedurnya, silahkan datang ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Langkat, di situ sudah diatur bagaimana prosedurnya, dan yang pasti sudah ada perusahaan yang bertanggungjawab di luar. Kalau ada hal-hal seperti yang dialami Argo, kita tinggal minta pertanggungjawaban dari perusahaan,” tutup Rajanami. (Red)

Tags: BP3MIIndonesiaJasadKambojaKBRILangkatMeninggal DuniaNasionalOpen DonasiSumatera UtaraSumutWNI
Previous Post

Akhirnya Pelaku Penganiayaan dan Bully Pelajar SMA Negeri di Langkat Diamankan Polisi

Next Post

Bermain dengan 10 Pemain, PSMS Medan Menang 1-0 Atas Persiraja

Menarik Lainnya

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

Kajati Sumut Lantik Aspidsus dan Asisten Pemulihan Aset Hingga Kejari Medan

05/02/2026
Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

Kepala Puskesmas di Toba Ditahan Kejari, Korupsi Dana BOK dan JKN

05/02/2026
Lahan Masyarakat Mulai Abrasi Akibat Galian C Diduga Ilegal yang Eksis di Kecamatan Bahorok

Walhi Sebut Penegakan Hukum Lingkungan di Langkat Terburuk di Sumut

05/02/2026
Terancam Dipecat, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Asahan

Terancam Dipecat, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Asahan

05/02/2026
Next Post
Bermain dengan 10 Pemain, PSMS Medan Menang 1-0 Atas Persiraja

Bermain dengan 10 Pemain, PSMS Medan Menang 1-0 Atas Persiraja

Populer

  • Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Akan Ada Jalan Baru, Ini Rutenya

    Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Akan Ada Jalan Baru, Ini Rutenya

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Puluhan Mobil Dinas Pemko Binjai Produksi di Bawah Tahun 2020 Akan Dilelang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Isap dan Jual Sabu di Dalam Gubuk, Pria di Langkat Diringkus Polisi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Polres Binjai Setijab 3 Kapolseknya, Berikut Nama-namanya

    58 shares
    Share 23 Tweet 15

Rekomendasi

Sudah Sidik, Kejari Langkat Belum Tetapkan Tersangka pada Dugaan Korupsi Pengadaan Smartboard

Sudah Sidik, Kejari Langkat Belum Tetapkan Tersangka pada Dugaan Korupsi Pengadaan Smartboard

11/09/2025
Pemkab Langkat Lantik PPPK Guru Tahap II pada 25 November 2025, Ondim : Komitmen Pemerintah

Pemkab Langkat Lantik PPPK Guru Tahap II pada 25 November 2025, Ondim : Komitmen Pemerintah

23/11/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net